Perlunya Kemitraan dalam Mengelola Potensi Hutan Bakau di Ulu Pulau Bengkalis
Tidak hanya itu, hutan bakau ternyata menjadi salah satu penyimpan karbon biru yang sangat efektif. Seperti hutan pada umumnya, hutan bakau menjadi tempat sirkulasi antara karbon dengan oksigen dan juga sebagai tempat penyimpanan karbon agar tidak terlepas ke atmosfer. Menurut Aan Wahyudi, peneliti biogeokimia LIPI, daya serap karbon biru melebihi vegetasi daratan hingga 77 persen.
Potensi ini dimanfaatkan oleh UNFCCC pada Konvensi Perubahan Iklim ke-21 sebagai salah satu upaya dalam mereduksi emisi karbon. Indonesia beserta negara yang tergabung dalam konvensi tersebut, menyepakati langkah ini sebagai perwujudan dari komitmen pengurangan emisi karbon 2030.
Namun terlepas dari potensinya tersebut, hutan bakau terutama di Indonesia masih banyak mengalami degradasi atas kebutuhan manusia. Menurut Daniel Mudiarso, peneliti Center for Forestry Research (CIFOR), Indonesia kehilangan 52 ribu hektare hutan bakau setiap tahun atau setara dengan luas kota New York. Biasanya hutan bakau dikonversikan menjadi tambak oleh masyarakat sekitar, atau terdegradasi akibat alih fungsi lahan menjadi perkebunan.
Tentu hal-hal seperti ini harus dibenahi bersama, dengan mulai mengenali manfaat hutan bakau dan berusaha untuk menjaga demi kelestarian lingkungan kita. (sumber referensi: wanaswara.com).
Diharapkan dengan adanya potensi alam hutan bakau yang terdapat di Desa Ulu Pulau Bengkalis ini, Desa tersebut mendapatkan dukungan dari kita bersama, baik itu masyarakat setempat dan pemerintah serta pihak www.aprilasia.com, www.april2030.aprilasia.com, www.aprayon.com, www.rekoforest.org, dalam membangun kemitraan masa depan yang berkelanjutan dalam mengelola Sustainability, Konservasi, Restorasi dan Keanekaragaman Hayati potensi hutan bakau yang terdapat di Desa Ulu Pulau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Indonesia.
Saat diminta keterangannya oleh awak media detakindonesia.co.id Selasa (27/12/202), Ahmad Sugiyanto SPd I selaku Sekretaris Desa (Sekdes) Ulu Pulau mengatakan, mengenai potensi SDA hutan bakau yang berada di Desa Ulu Pulau ini, dia berpendapat bahwasanya hal tersebut sangatlah penting, bagaimanapun juga masyarakat merupakan orang yang paling dekat dengan hutan bakau tersebut.
Tulis Komentar